What’s Telecenter Hibrid


Apa itu TeleCenter ?

“Pendirian telecenter di daerah pedesaan merupakan program pengembangan komunitas lokal dengan menggunakan teknologi informasi dan komunikasi, untuk itu sebagaimana maksud dan tujuan dibangunnya telecenter, saya harapkan telecenter mampu :

1. Memberdayakan masyarakat dengan kemudahan akses terhadap informasi dasar seperti informasi pasar, pertanian, perdagangan, pendidikan, kesehatan dan lain-lain;

2. Meningkatkan kemampuan masyarakat dalam hal mengakses informasi penggunaan komputer, manajemen telecenter dan lain-lain melalui pelatihan-pelatihan;

3. Mendorong masyarakat untuk meningkatkan perekonomian setempat dengan kegiatan pembangunan komunitas melalui pemanfaatan teknologi informasi dan komunikasi;

4. Mengembangkan kerjasama dengan pihak-pihak terkait untuk membangun komunitas lokal.”
Ref: Gubernur Jawa Timur, 30 Agustus 2005

PROGRAM BAPPENAS-UNDP
Mengurangi Kemiskinan dengan Memanfaatkan Teknologi/TeleCenter

Mengurangi “Kemiskinan” ?

Sebenarnya ada beberapa macam “Kemiskinan”.
Definisi umum: “ke.mis.kin.an n hal miskin; keadaan miskin;
~ absolut situasi penduduk atau sebagian penduduk yang hanya dapat memenuhi makanan, pakaian, dan perumahan yang sangat diperlukan untuk mempertahankan tingkat kehidupan yang minimum.”
(Ref: Kamus Besar Bahasa Indonesia, Depdiknas Edisi ke3, hal 749)

Kelihatannya, di era globalisasi ini ada kemiskinan baru yang muncul, yaitu Kemiskinan Informasi, benar atau tidak? Sebenarnya dari zaman batu informasi merupakan kunci untuk menentukan yang survive atau tidak, dan kemiskinan informasi sudah mulai diatasi (untuk masyarakat) sejak buku pertama yang dicetak di “printing press modern” tahun 1436-1440. Dan sekarang di Indonesia, dengan teknologi informasi yang baru, yang lengkap sekali, masalahnya bergeser menjadi “kemiskinan akses”.

Teknologi informasi dan kesempatan untuk bertukar informasi adalah salah satu faktor yang sangat mempengaruhi kita dalam segala macam hal.

Segala Macam Hal ?

Kalau anda bangun pagi, bagaimana anda tahu itu jam berapa? Dari jam tangan, bukan? Lalu jam tangan tahu dari mana? Kita men-set jam tangan dari sumber informasi yang lain, misalnya radio atau televisi, berarti kita sudah menggunakan teknologi informasi. Kalau anda ingin tahu mengenai prakiraan cuaca atau berita hari ini, anda cari di mana? Kemungkinan besar dari televisi atau radio.

Kalau anda tinggal di kota dan anda mencari informasi dari perusahaan, atau ingin kontak teman yang tinggal jauh, bagaimana caranya? Menggunakan telepon, dimana telepon adalah produk teknologi informasi. Tetapi, kalau anda tinggal di desa yang belum punya telepon, bagaimana caranya?

Networking (jaringan manusia), dan berkerja bersama teman-teman atau lingkungan yang lebih luas adalah salah satu solusi untuk mengatasi kebutuhan atau masalah kita.
Misalnya;

* Kalau ibu rumah tangga punya konsep untuk membangun home-industri yang dapat meningkatkan kesejahteraan untuk banyak orang di lingkungannya, tetapi tidak punya modal. Bagaimana ibu ini dapat mencapai cita-citanya?
* Kalau petani ingin mencari langganan baru atau harga yang lebih baik untuk produknya, bagaimana caranya?

Networking adalah salah satu solusi, dan makin luas networknya, makin baik kesempatannya!

Bagaimana kalau kita dapat networking dengan seluruh masyarakat atau bahkan seluruh dunia?

Kelebihan telepon dibandingkan dengan *televisi atau *radio, telepon merupakan teknology informasi yang sangat menguntungkan karena komunikasinya dua arah, dan kita dapat menerima, menyampaikan dan bertukar informasi.
* Stasion TV dan Radio di Indonesia juga sudah meningkatkan aktifitas dua arah dengan masyarakat (Khusus Metro TV), tetapi kita tidak dapat memastikan bahwa kita akan dapat giliran.

Apakah ada network (jaringan) yang kita (siapa saja) dapat berpartisipasi dan berkontribusi, tanpa birokrasi, dengan biaya yang relatif murah?

Salah satu soulusi yang sangat praktis adalah “Wide-Area Network” (WAN) dan “Internet adalah WAN yang paling besar di dunia”.

Kami di Pendidikan Network sangat mendukung inisiatif BAPPENAS-UNDP ini karena kami ingin, selain membantu mengatasi kemiskinan, semua anak-anak di Indonesia belajar mengenai komputer, dapat mengakses Internet, dan berpartisipasi di dalam pengembangan pendidikan dan negara kita.

Salah satu faktor yang akan membatasi partisipasi anak-anak kita adalah kemampuan bahasa Inggris, dan kami mohon guru-guru di seluruh Indonesia untuk membantu membukakan pintu ke dunia (internasional) untuk anak-anak kita.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s