Bisnis Parfum Refill


parfum isi ulang

Parfum??? Hmm siapa yang tak membutukkan parfum,hampir semua kalangan membutuhkan parfum sebagai penunjang aktivitas. Dengan parfum orang bisa lebih pede bila ketemu orang lain, atau bahkan bisa menarik perhatian orang lain karena keharuman yang khas dari perfume yang kita pakai. Daya tarik parfum membuat orang-orang rela merogoh ratusan ribu rupiah untuk mendapatkan parfum-parfum bermerek dengan keharumannya yang memikat.

Tapi tak semua orang mampu membeli parfum-parfum original yang harganya ratusan ribu rupiah. Maka sebagian besar masyarakat banyak yang memilih membeli parfum di tempat-tempat isi ulang parfum yang kini tersebar di berbagi penjuru kota termasuk pusat-pusat perbelanjaan. Meski secara kualitas tidak sama dengan parfum original tapi tastenya mendekati parfum original bahkan mungkin saja menyamai.

Bisnis ini pernah booming pada tahun 80-an. Waluapun bisnis ini tidak lagi seramai era tersebut, namun itu justru harus menjadi pemicu Anda untuk melirik bisnis ini. Apalagi parfum merek luar negeri harganya sangat mahal, sedangkan kebutuhan orang terhadap parfum semakin meningkat. Konsumen target Anda adalah semua orang dari semua kalangan. Untuk memulai usaha ini, apa yang perlu Anda siapkan? Pertama kali adalah tempat beserta renovasinya untuk memajang bahan kimia dan perfumnya. Kemudian Anda harus mencari bahan bakunya dengan mendatangi took atau agen bahan kimia. Adapun kendala dalam usaha ini adalah persaingan yang bisa jadi sangat menentukan keuntungan yang Anda peroleh nantinya. Sedangkan kesuksesan dalam menekuni bisnis ini adalah penyediaan minyak wangi yang sebisa mungkin mirip dengan wangi dari parfum merek-merek terkenal dan mahal. Selain itu pelayanan yang ramah dan bersahabat juga ikut menentukan keberhasilan usaha Anda, lebih-lebih jika persaingan bisnis Anda tidak terlalu jauh dari tempat Anda.

Perkiraan Analisa Ekonomi

Modal Awal

Tempat dan display ruangan                                                Rp.    15.000.000

Bahan baku dan lain-lain                                                        Rp.      5.000.000

Total                                                                                       Rp.  20.000.000

Biaya Operasional

Gaji 2 pegawai                                                                                   Rp.   1.600.000

Transportasi, listrik, telepon, dll                                              Rp.      400.000

Bahan baku                                                                                         Rp.   5.000.000

Total                                                                                       Rp.   7.000.000

Omzet per bulan                                                                       Rp.   9.000.000

Laba per bulan                                                                           Rp.   2.000.000

Masa Kembali Modal                                                                             10 bulan

(modal awal : laba perbulan)

Berikut akan saya jelaskan beberapa tips tentang pemilihan toko parfum isi ulang:

1. Langkah pertama dalam penilaian toko, anda dapat menilai sebuah toko parfum isi ulang dari kondisi tokonya. Toko yang bersih dan rapih akan lebih meyakinkan bahwa toko tersebut adalah toko parfum yang lebih fokus pada produk-produk yang mereka jual. Karena parfum tergolong dalam kebutuhan tertier atau ketiga maka kriteria toko parfum isi ulang yang baik adalah toko yang dapat mewakili segmen untuk golongan ketiga tersebut.

2. Coba anda tanyakan kepada si penjual atau karyawan toko tersebut, campuran apa saja yang digunakan untuk produk parfum isi ulang yang mereka jual. Standar nya yang digunakan adalah Alcohol 96% lalu dicampur dengan Bibit (fragarance). Tetapi ada beberapa toko parfum isi ulang yang besar yang menggunakan standar campuran Alkohol Denat 96%+Fixative dan Stabilizer lalu dicampurkan dengan Bibit. Standar yang satu ini jauh lebih bagus kualitasnya dengan standar yang pertama karena campuran-campuran tersebut meliputi Alkohol yang terbuat secara Alami (Denat) lalu ditambahkan dengan penguat (Fixative) agar parfum lebih tahan lama nantinya lalu ditambahkan dengan Penyeimbang (Stabilizer) untuk mempercepat dan menyeimbangkan proses pencampuran bibit dengan alkohol nantinya.

3. Anda juga berhak menanyakan kepada si penjual atau karyawan toko tersebut apakah campuran parfum-nya menggunakan methanol atau Solvent/Solviol. Kedua cairan kimia ini sangat tidak disarankan untuk digunakan pada campuran Parfum Isi Ulang karena kedua cairan tersebut dapat menimbulkan iritasi pada kulit (jika digunakan secara langsung). Terlebih Solviol, jika terkena dikulit secara langsung bisa menimbulkan bercak merah dan juga gatal-gatal (bagi yang kulitnya sensitif). Parfum Isi Ulang yang menggunakan campuran Solviol dan Methanol lebih berpeluang besar meninggalkan bercak atau noda pada pakaian dan wangi dari parfumnya hanya sebentar atau tidak tahan lama. Pedagang parfum isi ulang yang menggunakan kedua cairan ini beralasan karena harga methanol jauh lebih murah dibandingkan dengan alkohol dan solvent / solviol dapat melipatgandakan margin harga jual mereka.

4. Carilah pelayanan toko parfum isi ulang yang menyediakan konsultasi dan garansi. Jika kedua hal tersebut ada jadi kita dapat konsultasi sebelum membeli dan jika kita merasa kurang terhadap kualitas parfumnya kita dapat komplain atau konsultasi kembali setelah membelinya.

5. Biasakan untuk menyimpan parfum isi ulang yang baru kita beli didalam Freezer (ruang pembeku pada kulkas). Standarnya antara 8 – 12 jam. hal ini dilakukan agar proses pencampuran antara bibit & alkohol semakin cepat dan akan berpengaruh juga kepada ketahanan parfum tersebut pada saat kita gunakan atau bahasa trend nya parfum akan lebih long-lasting.

Diolah dari berbagai sumber : parfumisiulang.blogspot.com, buku 121 peluang bisnis terpopuler.

Sumber gambar : http://default.tabloidnova.com/files/article/photo/18437

disadur penuh dari : http://www.bisnisukm.com

2 thoughts on “Bisnis Parfum Refill

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s