PLIK dan M-LIK


MOBIL INTERNET BERGERAK AKAN DIBAGI KESELURUH KABUPATEN

Padang Pariaman, 21/12/2010 (Kominfo-Newsroom)

Balai TelekomunikasiInformatika Perdesaan (BTIP) kini melanjutkan program yang telahdirancang Direktorat Aplikasi Telematika yang bekerjasama BadanInformasi Publik (BIP) Kementerian Kominfo, dalam hal penyediaan 50-unit Mobile Community Accses Point (M-CAP) atau lazim disebut internet mobil bergerak yang sudah diadakan sejak dua tahun silam.

Layanan ini bertujuan mendekatkan internet kepada masyarakatdipelosok yang ada di tanah air. Intinya, pelayanan apa saja yangada di perdesaan bisa tercover oleh pemerintah. Ke depan, programini akan dilanjutkan oleh BTIP dalam penyediaan sarana internetyang lebih canggih.

Di seluruh Indonesia, mobil M-CAP sudah tersedia. Sedangkan M-LIK, diperuntukkan setiap kecamatan yang ada di Kabupaten juga harus ada tahun 2011.

Kepala BTIP, H. Santoso, di sela sela acara MoU kesepakatan Kementerian Kominfo dan Kementerian Kelautan dan Perikanan di-Padang Pariaman, Selasa (21/12) mengatakan, perbedaan antara M-CAP dan M-LIK ada pada sistem sarana.

Setiap provinsi mobil M-CAP ini sudah ada. Tetapi nanti untuk M-LIK yang BTIP, tersedia di setiap kabupaten. Ada yang tiga unitdan ada yang empat. Termasuk beberapa PC untuk yang kabupaten.Tendernya pada bulan Desember ini sudah tandatangan kontrak,ungkapnya seraya mengingatkan Agustus 2011 nanti, seluruh kabupatensudah memiliki mobil internet bergerak (M-LIK).

Hari ini (21/12) sudah dilakukan tandatangan kontrak.Pembangunannya akan dilakukan selama enam bulan ke depan. Sekitarbulan Juni 2011 mobil ini sudah jadi. Dikirim ke wilayah paling lambat Agustus 2011. Diperkirakan terdapat 5 PC, 1 server, 1 mobilM-LIK yang akan disebarkan keseluruh kabupaten.

Mobil internet bergerak ini dirancang pemerintah bertujuan selain mendekatkan internet kepada masyarakat juga upaya pelestarian warisan budaya lokal serta menjaga keseimbangan pembangunan antara perdesaan dengan perkotaan. Seiring dengan upaya tersebut, turut dilakukan kerjasama kesepahaman antara Kementerian KOMINFO dengan Kementerian Kelautan Perikanan di Padang Pariaman.

Dukungan pemanfaatan infrastuktur teknologi ini ikut menyokongbeberapa program yang ada di Kementerin KP melalui Pusat LayananInternet Kecamatan (PLIK) serta Mobil Layanan Internet Kecamatan (M-LIK) yang merupakan program utama dari Kementerian Komunikasi dan Informatika.

Kepala Badan Informasi Publik Kementerian Kominfo, Freddy H.Tulung mengungkapkan, melihat dari letaknya, Indonesia yang memiliki daratan 1,9 juta kilo meter persegi sedangkan untuk lautan sebesar 5,8 juta kilo meter persegi. Artinya 75 persen luas wilayahIndonesia itu adalah Laut.

Bila dihubungkan antar garis pantai yang ada di seluruhIndonesia, panjang keseluruhan hampir mencapai 95 ribu kilo meterpersegi. Ini merupakan luas terpanjang ke empat di dunia.

Ternyata perdagangan dunia 90 persen dilakukan lewat laut. Darisejumlah itu, terdapat 45 persen perdagangan dunia itu dilakukan lewat laut Indonesia. Baik melalui Selat Malaka maupun Selat Kupang, ujarnya.

Menurutnya, melalui program internet tersebut diharapkan akanmembantu penyebarluasan teknologi dan informasi bidang Kelautan dan Perikanan sampai sentra-sentra produksi, guna percepatan akses oleh masyarakat sebagai pelaku utama dan pelaku usaha. (T.Bhr/rm)

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s